Kamis, 29 Januari 2015

Itu Seperti Daging.

Setiap pagi, aku bangun didahului dengan bersin, bersin yg tak ada henti2nya. Ya, aku pikir itu memang karna hidungku sensitif. Tapi entah kenapa selepas itu, mataku pasti gatal. Sangat gatal. Sampai akhirnya memerah dan mulai ada satu benjolan di sana. Benjolan yg tadinya kukira hanya efek gatal. Tapi lama-lama benjolan itu seperti daging di bola mataku. Sangat mengganjal. Tidak enak. Dan mengherankannya lagi, benjolan itu hanya sebelah saja. Dan hidungku yang beringus pun sebelah saja. Kiri misal. Nanti ujung-ujungnya pun tenggorokan, dan telingaku ikut gatal, gatal banget. Sampe nangis kadang. Tapi nangisnya pun cuma sebelah saja. Kiri. Tenggorokan mulai terasa sakit, dan seperti ada benjolan pula di sana. Ku kira amandel, tapi tidak. Amandelku pasif. Tenggoroknku juga sulit untuk menelan sesuatu. Sakit sekali. Kubiarkan saja itu berlalu. Ku nikmati saja meski aku harus pergi sekolah dengan mata merah agak lebam satu. Suaraku pun ikut berubah. Aku kira hanya efek tenggorokanku gatal, tapi tidak. Itu berkepanjangan. Itu semua selalu terjadi. Itu sangat menyiksaku. Setiap pagi dan malam. Setiap suhu di sekitarku turun. Awalnya ku kira rhinitis saja. Tapi, itu seperti daging. Aku takut. Aku takut. Aku takut.

1 komentar:

Ifti Farih mengatakan...

aku juga kalo bangun tidur bersin